Selasa, 25 November 2014

Cara Mengajar atau Melatih Seorang Pramuka

Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang apa yang harus diperhatikan dalam proses belajar dan mengajar. Sebelum melakukan proses belajar mengajar  terlebih dahulu kita harus mempunyai yang namanya Metode, Teknik dan juga Strategi.
“Ok…. to the point saja kita langsung ke pokok pembahasan”






Pengertian secara umum Metode, Teknik dan Strategi
Metode yaitu Metode berasal dari Bahasa Yunani methodos yang berarti cara atau jalan yang ditempuh.Metode yaitu  menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan, atau bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu.
Jadi Pengertian Metode dalam mengajar belajar itu merupakan cara (alat) yang dilakukan oleh seorang pendidik atau seorang guru kepada naradidik pada saat mengajar.

Teknik atau rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna.
Jadi Pengertian Teknik dalam proses mengajar belajar itu adalah cara yang dipakai dalam menyelesaikan suatu tugas.

Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
Jadi metode,teknik dan strategi itu sangat erat hubungannya, karena metode itu bagian dari teknik dan teknik itu merupakan bagian dari strategi.

Metode itu adalah alatnya,
teknik itu adalah cara penerapan/cara belajar
dan strategi itu adalah pemilihan cara penerapan yang cocok untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.

Cara Mengajar dan Belajar Anak SD
Anak TK atau SD yang pertama harus kita ingat adalah perbanyak melakukan kegiatan yang menarik, yang artinya 75% bermain dan 25% belajar(materi dan interaktif). Nah sekarang bagaimana caranya agar mereka bisa menangkap pelajaran yang kita berikan, yaitu dengan cara menyisipkan pelajaran itu sendiri dipermainan yang akan mereka lakukan. Misalnya sambil bermain kelereng kita sisipkan pelajaran tentang berhitung, dengan cara menghitung semua kelereng yang mereka punya.
Jadi metodenya disini adalah kelereng, tekniknya adalah belajar berhitung dan strateginya adalah bermain kelereng sambil belajar berhitung.

Cara Mengajar dan Belajar Anak SLTP
Pertama yang harus kita ingat adalah anak SLTP secara umum masih mempunyai sikap kekanak-kanakan artinya mereka itu setengah remaja dan setengah anak-anak, jadi system yang kita pakai adalah 50% bermain atau bercanda dan 50% belajar (Materi dan Interaktif). Contohnya seperti bercanda pada saat siswa lagi serius dalam menerima materi atau mengajak mereka bermain.

Cara Mengajar dan Belajar anak SLTA
Untuk anak SLTA sebenarnya tidak ada yang nama istilahnya bermain atau pun bercanda yang artinya mereka harus 100% belajar full di meja belajar atau di luar lingkungan sekolah. Kenapa harus demikian, karena anak SLTA itu memasuki masa antara Remaja ke Dewasa. Yang artinya rasa keingintahuan pada diri mereka yang cukup tinggi membuat mereka ingin selalu mencoba kesegala hal-hal yang mereka anggap menarik atau menantang.
Sehingga membuat kita mempunyai pertimbangan sebagai berikut :
Karena mereka masih dalam memasuki  antara remaja ke dewasa otomatis sifat ke remajaan ya paling tidak masih adalah walaupun itu Cuma sedikit dan hal tersebut tidak bias untuk membuat kita menerapkan harus 100% terus belajar. Tetapi  cara untuk memberikan materi ke mereka adalah dengan strategi 90% belajar (materi dan interaktif) dan 10% bercanda.

Cara Mengajar dan Belajar anak Kuliahan
Untuk anak Kuliahan sebenarnya sama dengan anak-anak SLTA tetapi kita harus lebih interaktif lagi kepada mereka, contohnya seperti Tanya jawab atau yang lain sebagainyalah yang penting mereka semua aktif dalam pembahasan suatu materi atau pun masalah. Dan dengan pertimbangan kejenuhan suasana jadi lebih baik kita menggunakan strategi 95% Belajar ( 60% materi + 35% Interaktif ) dan 5% bercanda (sekedar membuat suasana tidak terlalu jenuh saja).

Cara Mengajar dan Belajar Para Guru
Untuk para guru pada umumnya tidak jauh beda dengan anak SLTA dan anak Kuliahan yang harus full 100% belajar (materi dan interaktif) tp dengan beberapa hal pertimbangan  seperti, keingin lebih tahuan secara lebih mendalam agar para guru nantinya bisa memberikan yang terbaik kepada anak didiknya maka oleh sebab itu, sebaiknya kita menggunakan strategi 90% belajar (50%materi dan 40 % interaktif) serta 10% bercanda (untuk menghiudpkan suasana dalam belajar mengajar).


Catatan Penting :
  • Sebelum kita menerapkan metode, teknik dan juga strategi dalam belajar mengajar sebaiknya kita terlebih dahulu melihat seperti apa karakter orang-orang yang akan kita berikan materi dan bagaimana cara mereka menanggapi materi itu sendiri, agar tujuan dari proses mengajar dan belajar bisa berjalan dengan baik.
  • Target, dalam proses belajar dan mengajar kita harus mempunyai target . yang tujuannya adalah untuk memaksimalkan proses belajar mengajar kita dan agar materi yang kita berikan tidak jauh ketinggalan antara yang satu dengan yang lain, sehingga untuk proses Evaluasi kita bisa menyetarakan materi yang kita berikan kepada mereka semua.
  • Seandainya dari metode,teknik dan juga strategi kita di dalam lingkungan belajar hasilnya tidak begitu memuaskan, jangan pernah untuk menyerah tapi cobalah dengan memberikan metode,teknik dan juga strategi baru agar tujuan belajar dan juga mengajar bisa terwujudkan.
  • Metode, Teknik dan juga Strategi belajar mengajar ini, bisa digunakan oleh siapa pun, baik itu pengajar (guru/pelatih) dan juga siswa itu sendiri.

Semoga saja ini semua bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan proses belajar mengajarnya bisa mencapai tujuan yang lebih baik lagi.